Kinerja Rupiah Terburuk se-Asia Tenggara

13572629561108322147
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap US dollar.

Memasuki awal tahun baru 2013, berbagai rilis data mulai bermunculan, salah satunya yaitu data kinerja mata uang negara-negara Asia terhadap mata uang utama dunia, US dollar. Warga Indonesia boleh jadi sedikit terkejut lantaran negaranya menjadi negara dengan mata uang berkinerja terburuk se-Asia Tenggara, dan terburuk ke-2 se-Asia Pasifik sepanjang tahun 2012. Ternyata dengan kredibilitas dan perekonomian yang relatif stabil sekali pun, tidak serta-merta menjamin mata uang suatu negara akan ikut menguat seiring fundamentalnya.

Indonesia dinilai sebagai negara yang memiliki kekebalan terhadap krisis ekonomi global. Dengan proporsi perekonomian domestik yang lebih tinggi dari kegiatan ekspor-impornya, Indonesia mampu melewati berbagai gejolak yang timbul akibat krisis berkepanjangan yang disebabkan bobroknya neraca-neraca (balance sheet) pemerintahan di Amerika dan Eropa.

Namun siapa sangka, ternyata rupiah, yang merupakan mata uang negara Indonesia, tidak mampu menunjukkan korelasi positifnya terhadap perekonomian. Justru negara-negara yang terbukti secara ilmiah sangat rawan diterjang gelombang ‘tsunami ekonomi’ seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand, mampu menunjukkan kinerja mata uangnya yang terapresiasi terhadap dollar Amerika.

Tentu ini menjadi dua permasalahan yang berbeda. Baik perekonomian maupun nilai tukar mata uang, tidak bisa begitu saja kita generalisir menjadi suatu paket pertumbuhan yang setimpal. Ada kalanya pergerakan mata uang suatu negara ‘dikendalikan’ dan bergerak melawan arus perekonomiannya guna terjaganya nilai keseimbangan ekonomis tetap pada posisi yang ideal (ekuilibrium).

Berikut adalah urutan negara-negara Asia Tenggara dengan kinerja mata uang terbaik selama tahun 2012*:

No. Negara Mata Uang (Simbol) Harga Pembukaan (Nilai US$1 Dalam Mata Uang Lokal) Harga Penutupan (Nilai US$1 Dalam Mata Uang Lokal) Terapresiasi (Terdepresiasi)
1 Filipina Peso (PHP) 43,78 41,00 6,34%
2 Singapura Dolar (SGD) 1,2967 1,2205 5,87%
3 Brunei Dollar (BND) 1,2900 1,2200 5,42%
4 Malaysia Ringgit (MYR) 3,1690 3,0570 3,53%
5 Thailand Baht (THB) 31,58 30,59 3,13%
6 Kamboja Riel (KHR) 4037 3995 1,04%
7 Vietnam Dong (VND) 21031 20840 0,9%
8 Laos Kip (LAK) 7980 7945 0,43%
9 Myanmar Kyat (MMK) 823 857 (4,13%)
10 Indonesia Rupiah (IDR) 9060 9630 (6,29%)

*Sumber: Bloomberg, Yahoo Finance, dan Bank Indonesia (diolah).

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *